Skip to main content

Phat Girlz

Jazmin selalu merasa terintimidasi oleh ukuran tubuhnya yang superbesar. Sejak kecil dia selalu ingin jadi seperti Mia, saudara sepupunya, yang bertubuh seksi dan selalu dipuja cowok-cowok.
Sayangnya, meskipun sudah mencoba segala macam diet yang ada di dunia, Jazmin tetap nggak bisa kurus juga. Dia malah makin gemuk dan gemuk.
Sampai suatu hari, Jazmin memenangkan hadiah liburan ke Palm Springs dari undian pil diet yang diborongnya. Dia pun pergi berlibur bersama Mia dan sahabatnya, Stacy.
Siapa yang menyangka kalau di sana, Jazmin akan bertemu Jonathan Tunde, dokter dari Nigeria yang superganteng, wujud nyata cowok dalam mimpi-mimpinya selama ini?
Dan bagaimana kalau di Nigeria sana, yang adalah negeri asal Tunde, justru wanita bertubuh besarlah yang dianggap menarik dan cantik?

Loves: Gilaaa! Film yang mantap banget! Meskipun ceritanya standar *you know, tentang cewek gemuk yang minder tapi pada akhirnya berubah jadi pede dan mencintai dirinya sendiri*, tapi alurnya asyik banget! Apalagi waktu Jazmin menceritakan masa lalunya, haha, cool!

Hates: Yah, itulah... ide cerita yang diangkat standar, nggak orisinal lagi, walaupun aku senang karena di ending film ini Jazmin nggak diceritakan jadi kurus atau semacamnya, yang selalu dianggap sebagai ending ideal dari film-film semacam ini

Comments

Popular posts from this blog

Tangan Kosong

Sedih banget deh, Indonesia terpaksa pulang dengan tangan kosong dari Singapore Super Series 2009 kemarin Meloloskan dua wakilnya ke final, WD Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dan MD Markis Kido/Hendra Setiawan, Indonesia malah gagal mencuri gelar. Greysia/Nitya kalah 14-21, 13-21 dari ganda China, Zhang Yawen/Zhao Tingting. It’s okay sih, karena Greysia/Nitya sebenarnya nggak diprediksi akan bisa sampai babak final (tapi mereka bahkan menumbangkan pasangan rank 1 dunia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty di quarter final!) Jadi prestasi mereka yang bisa menapak sampai ke final ini aja udah luar biasa, dan cukup menenangkan hati karena tau kita masih punya ganda putri yang bisa diandalkan setelah Vita Marissa/Lilyana Natsir bubar jalan. Apalagi, Nitya/Greysia sama-sama masih muda, yang berarti jalan mereka masih panjang. Good job, Nitya/Greysia! Next time better ya! Yang mengecewakan justru kekalahan Markis Kido/Hendra Setiawan dari pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson . K...

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!