Malam ini, dalam perjalanan pulang, ketika bus yang saya tumpangi berhenti di sebuah halte, saya memandang keluar dan mendapati sebuah adegan yang membuat otak saya berpikir. Dua orang berpelukan di halte, jenis pemandangan yang sudah sering saya jumpai di Singapore (meski saya tahu saya tak akan pernah terbiasa melihatnya, sama seperti saya tak akan pernah terbiasa melihat orang kissing di tempat umum). Sang cowok, berpotongan rambut ala artis-artis Korea namun dengan dandanan serba hitam, membelai perlahan punggung ceweknya, sementara sang cewek, yang memakai tank top dan hot pants, menggelendot mesra di leher sang cowok, seolah-olah, kalau meniru kata Pitbull dan Ne-Yo di lagu Give Me Everything (I accidentally heard this song this afternoon while I was in an apparel store, and I couldn’t do anything but shook my head)… “we might not get tomorrow.” Cukup lama saya memerhatikan pasangan itu sambil berpikir, betapa manusia sangat haus akan perasaan ingin dicintai, sampai kad...
the ZENses of Stephanie Zen :)