Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2008

French Open Super Series 2008

Hari ini quarter final French Open Super Series 2008. Indonesia hanya menyisakan: Tunggal putra - Taufik Hidayat *Sony Dwi Kuncoro dibantai Joachim Persson di 2nd round kemarin * Ganda putra - Markis Kido/Hendra Setiawan dan Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama Dasuki. Tunggal putri - Maria Kristin *yang subuh nanti harus melawan musuh abadinya, Lu Lan. Aaahh.. Maria, saya sungguh ingin melihatmu menang lagi atas Lu Lan! Lu Lan kan sudah membalaskan dendamnya dua kali sejak kekalahannya darimu di Olimpiade Beijing, Maria... Itu sudah lebih dari cukup. Nanti malam harus menang ya!* Ganda putri - Vita Marissa/Lilyana Natsir *Jo/Rani, Greysia/Nitya, dan Lita/Endang habis terbabat ganda China dan Malaysia di 2nd round kemarin * Ganda campuran - Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Lita Nurlita/Devin Lahardi . Sayang dua ganda ini harus saling berhadapan memperebutkan tiket ke semifinal malam nanti Anyway, kemarin yang paling membuat saya terkesan adalah Devin Lahardi/Lita Nurlita dan *tentu saja*

Hanya Satu Gelar

Turnamen Denmark Super Series 2008 berakhir kemarin. Indonesia hanya mendapat satu gelar, dari ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, yang menumbangkan Fu Haifeng/Ye Shen. Memang, Kido/Hendra nggak tergoyahkan. Gelar ini jelas akan semakin mengukuhkan posisi mereka di rank 1 BWF. Satu gelar ganda putri yang sudah di depan mata, terpaksa lepas karena Jo Novita/Rani Mundiasti dikalahkan ganda Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty. Sempat membalikkan keadaan dari ketinggalan 10-14 menjadi 18-10 di game pertama, dan meraih match point duluan pada 20-18, Jo/Rani justru harus kehilangan set pertama 23-21. Game kedua, ganda Malaysia semakin bagus, dan Jo/Rani nggak bisa mengimbangi. Mereka kalah 12-21. Sebenarnya, saya nggak terlalu sedih mereka kalah. Pasalnya, seperti Greysia Polii/Nitya Krishinda *ganda putri Indonesia lainnya yang ditumbangkan Eei Hui/Pei Tty di semifinal*, Jo/Rani pun adalah pasangan baru. Mereka baru dipasangkan dua bulan, tapi prestasinya sudah moncer. Selain di Den

Menghadiahi Diri Sendiri

Seminggu kemarin saya nyaris gila di kantor. Kantor saya dapat proyek panel buanyaaaaakk, dan karena sayalah yang “ketiban rejeki” mengurus pembelian material untuk panel-panel tersebut, maka kerjaan saya pun jadi buanyaaaaaak Yeah, bayangin aja, material panel itu kan macamnya ada sejuta. Mulai dari yang gede-gede kayak modul, MCCB, thermal overload, sampai yang printil-printil kayak skun dan vinyl, dll, dst, dsb. Nah, dari sekian banyak material itu, tipenya beda-beda, ampere-nya beda-beda, nomor referensinya beda-beda. Dan itu semua harus kucek satu-satu, plus nyocokin sama quantity yang dibutuhkan. Gimana nggak botak, coba? Puncaknya, dalam sehari aja, saya bisa ngeluarin 15 purchase order. *mukul komputer* Lihat aja meja saya yang udah kayak kapal pecah ini. Sampai monitor komputer pun ditempelin post-it di mana-mana, fiuhh… Yah, sebenernya nggak diwajibkan lembur sih, tapi kalau saya nggak nyelesaiin kerjaan, besok-besoknya bakal ketambahan lagi sama kerjaan lain, dan ak

Denmark Super Series 2008

Europe tour has begun! Denmark Super Series 2008 bakal berlangsung mulai 21-26 Oktober. Disambung French Super Series, 28 Oktober - 2 November. Asyiiikk! Sayang sekali, di 16 besar kemarin pemain-pemain Indonesia sudah berguguran Mulai dari Sony Dwi Kuncoro *kalah 2 set langsung dari pemain India rank 20 BWF, Chetan Anand , padahal Sony digadang-gadang untuk meraih gelar Super Series keempatnya tahun ini. Peluangnya besar karena Lee Chong Wei, Lin Dan dan Taufik Hidayat mengundurkan diri, tapi ternyata ooh ternyata.. kalahnya malah sama pemain India!*, juara Chinese Taipei GP Gold Devin Lahardi/Lita Nurlita *kalah dari juara Dutch Open, Joachim Nielsen/Christinna Pedersen*, Greysia Polii/Flandy Limpele *kalah dari Joachim/Christina juga di 16 besar*, Endang Nursugianti/Lita Nurlita, Pia Zebadiah Bernadet, sampai.. Maria Kristin Yulianti. Sedihnya, Maria lagi-lagi kalah dari Lu Lan. Sekarang head to head mereka jadi imbang 2-2. Maria menang di Indonesia Open 2007 dan perebutan medali p

The Senior Zen

Kemarin bongkar-bongkar, dan nemu foto keluarga Papa jaman kecil dulu THE SENIOR ZEN, uhuy! Opa Zen, Oma Rika, Tante Caroline, Tante Vonny, Tante Retta, Om Robby, Mama Mimie, Om Pepe, Papa *yang kulingkari pink*, daan.. mmm... Om Samuel belum lahir kayaknya pas foto ini dibuat. Jadi kangen Oma Rika... Oohh she's so beautifuuul!

Begini Seharusnya!

Ini adalah clay-clay bikinan tante saya *nggak usah dibandingin sama jenglot, ehh.. putri duyung bikinan saya, karena pasti beda banget * Aaaaahhh Tanteeee, kok bisa sih bikin begini???

BANANA on Chronicle

Weekend kemarin band adik saya, BANANA , ikutan kompetisi band CHRONICLE yang diadakan Universitas Ciputra. Kompetisi band ini untuk band-band SMA dan Universitas se-Surabaya *iyee, jenjangnya digabungin! Gile bok anak SMA suruh lawan anak kuliahan, jam terbangnya kan kalah jauh!* Acaranya sendiri diadakan di Golden City Mall. Nah, hari Jumatnya babak penyisihan. Dari 20 band dipilih 5 besar yang akan maju ke babak final hari Minggu. Waktu itu ada band yang jago banget dari Universitas Airlangga, namanya I See You *kalau nggak salah *, personelnya ada yang main saksofon segala, coy! Keren banget! Setelah I See You, giliran BANANA main. Mereka bawain dua lagu, Marabahaya-nya Pop Shuvit *buat yang belum tau, Pop Shuvit itu semacam Saint Locco-nya Malaysia gitu deh *, dan Kedamaian-nya Saint Loco. Berhubung saya nggak pernah dengerin band Malaysia, saya nggak begitu antusias ikutan nyanyi di lagu pertama. Tapi begitu denger aransemen musiknya, woooaaaaa… BANANA kereeen abis! *saya bi

Clay Lagi

Inilah hasil karya *apanya yang hasil karya???* keduaku dari bahan clay.. Ngg... mungkin perlu kujelaskan, bahwa ini putri duyung, BUKAN jenglot Soalnya, oom saya begitu melihat ini dia berkomentar, "Ihh.. jenglot!" Sungguh teganya teganya teganyaaa hehe. Anyway, yang ijo itu saya bikin pertama. GENDUT BANGET! Mau dibentuk ulang, ehh clay-nya udah keras. Ya udah, biarkan saja dia gendut begitu. Yang cokelat adalah percobaan kedua. Much much better. At least dia nggak obesitas Nanti akan saya upload foto-foto clay yang bikinan Tante saya, supaya kalian semua bisa melihat bagaimana kerajinan dari clay SEHARUSNYA

Clay

Kemarin belajar bikin ini... Masih belepotan di sana-sini, kayak anak kecil yang bikin Nggak pa-pa lah, nanti lama-lama juga bisa, hehe... Oiya, yang di atas itu bentuk kepiting, bintang, dan ikan totol