Skip to main content

Posts

Showing posts with the label soccer

I'm Sorry, Garuda

Saya adalah satu dari banyak orang yang sering memandang sebelah mata pada sepakbola Indonesia. Prestasi yang sangat jarang (malah kadang lebih banyak ricuh dan rusuhnya), membuat saya sering mencibir cabang olahraga yang konon paling populer di dunia ini. Malah, sebagai seorang pecinta bulutangkis, saya seringkali berkomentar, “Udahlah, orang Indonesia nggak usah main sepakbola, main bulutangkis aja! Duit PSSI pindahin semua aja ke PBSI.” Hehehe. Tapi kini, tepatnya sejak AFF Suzuki Cup 2010 dimulai, saya terpaksa menelan semua kata-kata saya dan tertunduk malu. Tim nasional sepakbola Indonesia, ternyata sanggup membuat saya, dan 220 juta penduduk Indonesia lainnya, bangga dengan prestasi mereka di AFF ini. Menggilas Malaysia 5-1, menguleg Laos 6-0, mengalahkan Thailand 2-1, dan Filipina dengan agregat 2-0 di semifinal, tentulah hasil yang membuat siapapun yang dulu pernah mencemooh, menjadi bungkam. Bahkan, saat 1st leg final melawan Malaysia tanggal 26 lalu, saya sangat marah ke...

Goloso Geloso

Penulis: Tanti Susilawati Penerbit: Gagas Media , 2009 What pops up on your mind, when you hear the word “ITALY”? I have these three things: soccer, cuisine, and… so-damn-good-looking guys! Dan bisakah kamu bayangkan ketiganya digabungkan dalam satu buku? Ditambah dengan cerita cinta romantis dan persahabatan yang membuatmu berulang kali menggumam ohh-so-sweet? This book definitely got five stars from me! Kisah dimulai ketika Larasati si gadis lugu mendapat beasiswa untuk kuliah musik di Milan, Italia. Di sana ia bertemu dengan Francesco de Boni, alias Chicco, yang tampan, punya keluarga yang sangat ramah dan menyenangkan, pengertian, dan mencintainya. Bersama Chicco, Larasati merasakan manis dan indahnya kota Milan. Tapi semua berubah ketika Larasati tahu keluarga de Boni, termasuk Chicco, memuja AC Milan. Bagaimana bisa ia menjadi bagian dari mereka, jika ia adalah tifosi sejati Inter Milan, seteru abadi klub yang dipuja-puja keluarga kekasihnya itu? Seriously, YOU HAVE TO READ...

Indonesia 0 - 0 Australia

Timnas sepakbola Indonesia bermain imbang 0-0 melawan timnas Australia di Gelora Bung Karno kemarin. Agak kecewa, tapi biar deh. Udah lumayan kok, walaupun Australia cuma memainkan tim lapis dua, which means, mereka nggak merasa perlu menurunkan kekuatan penuh untuk melawan Indonesia. Siaul. Bodo deh, mau cerita aja kalau selama melototin layar TV kemarin *dan kemarin-kemarinnya lagi, saat Indonesia main di AFF Suzuki Cup lawan Thailand dan Singapore*, ada yang mencuri perhatian saya Meet the hottest Indonesian football player: Isnan Ali! Iseng meng-googling dia, and surprised to know that he has a personal website! Kereeen! You can visit his web here . Jadi nggak sabar nonton timnas Indonesia main lagi, haha!

Bad Day!

Rrrghhh… yesterday I had a bad day. Penyebabnya? 1. Atlet-atlet Indonesia gagal total di Super Series Masters Final di Malaysia. Menempatkan dua wakil di babak final, ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir dan ganda putri Lilyana Natsir/Vita Marissa, ternyata Indonesia harus pulang tanpa gelar. Sama sekali nggak nyalahin atlet-atlet, karena, seperti yang pernah saya bilang di sini, mereka berangkat ke Malaysia dengan biaya sendiri gara-gara PBSI kehabisan dana. Bukan cuma itu, tapi saat atlet-atlet negara lain semakin digembleng menjelang SS Final ini, atlet-atlet Indonesia justru dipulangkan ke klubnya masing-masing sejak November lalu. Lagi-lagi, karena kocek PBSI sedang seret. Dan saat mereka berangkat ke Malaysia kemarin, mereka juga nggak didampingi pelatih. What an ironic! Dengan kondisi normal pun (baca: PBSI membiayai transport dan akomodasi atlet-atlet, plus mereka berangkat ke turnamen dengan didampingi pelatih), saya nggak pernah nyalahin jika atlet Indonesia kalah. Apa...