Skip to main content

A Reason Why I Don't Do "Folbek"...

... because I don't want to :)

Which part of it that you don't understand?

Okay, just to make it clear: I only follow people I want to hear about. But, I will reply every tweet that mentions me, as long as the tweet is worth to.

PS: Postingan ini untuk menjawab setiap permintaan "kag,,folbek iiaph,," di Twitter :p

PSS: Dan saya masih juga nggak ngerti kenapa orang mau banyak-banyakan follower.

Comments

Ika said…
kalo aku malah sama sekali ga ngerti tweeter itu gmn. ingat dulu wkt pertama kali punya facebook, kamu ampe bilang:
hore, ika punya facebook!
ngurus fb aja udh pusing, gmn klo aku punya tweeter yah?
btw, follow back itu maksudnya kyk di comment balik gt yah?
(nampak begonya..) :D
Stephanie Zen said…
hahaha ayo punya twitter ka, seru lho ;)

follback itu maksudnya kayak aku jadi pengikutnya dia, jadi nanti di timeline (home) twitterku bakal masuk tweets dari dia. naaah, males kan kalau ga kenal orangnya? :p
Anastasia said…
A Reason Why I Don't Do "Folbek" because I don't want to :)Which part of it that you don't understand?

Huahahahaha. Jawaban cerdas nan pintar nan tepat.

I loph u kagh!!!

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...