Skip to main content

Rekor!

Hihi… Sabtu kemarin saya bikin rekor!
Bukaaan, bukan rekor beli sepatu lima pasang dalam sehari *segila-gilanya saya, kayaknya nggak mungkin segila itu deh *, tapi rekor dalam mengetik!
Jadi, setelah target untuk menyelesaikan sekuel Dylan selama liburan kemarin gagal *baca ceritanya di sini*, saya nekat menggarap hingga selesai hari Sabtu kemarin!
And I did it!
Total, saya mengetik 30 halaman dalam semalam! Non-stop! Bahkan nggak jalan-jalan ke ruang makan untuk ambil camilan, nggak diselingi main The Sims, nggak sambil usil ngedit foto di potosop... Pokoknya ngetik terus sampai jam tiga pagi! Dan kata-kata yang kuketik itu seolah sudah terprogram di otak, hanya tinggal ditumpahkan lewat kibor laptop saja! Bener-bener rekor deh... 30 halaman!
Gilaaa... begitu selesai, tangan langsung kaku! Capek banget!
But the satisfaction... I could not describe it. Puas bangeeeettt! Yah, apalagi ini naskah yang memang sudah saya harapkan bisa secepatnya dikirim ke penerbit, kan? Jadi begitu selesai, rasanya legaaaa! Excited! Nggak sabar kepingin nge-print dan ngirim!
Ohh... rasanya sudah berabad-abad yang lalu waktu saya terakhir mengirim naskah ke penerbit. Setelah itu lama banget nggak nulis. Mood lagi nggak bagus. Setahun ini saya cuma menyelesaikan satu naskah, coba!
Tapi nggak apa-apa, yang penting kan sekarang udah selesai, yihuuu!
Nah, setelah ini mau menulis apa? Ada proyek menulis bareng temen saya, Ika *yap, saya rencana menulis duet! *, terus mau nyelesaiin juga dua naskah yang masih menggantung endingnya, dan sudah ada ide juga untuk beberapa naskah lagi. Semoga bisa cepat selesai, dan semuanya diterima, amin!
Sedang butuh banyak royalti nih, biar kalau DAUGHTRY konser di dekat-dekat Indonesia *secara susaaaahhh banget kayaknya mereka ke Indonesia*, saya bisa nonton, haha!

Comments

Anonymous said…
weeee...
slamat! slamat!
ditunggu gratisan nopelnya yaa...
xixixixi :p
Stephanie Zen said…
ihh neng uthie, naskahnya aja belom dikirim ke penerbit ;p
Anonymous said…
asikkk...
cepetan dikirim k penerbit...
ga sabar pngen baca sekuelnya DILY ;)
aku beli deh (ga kya yg diatas maunya gratisan doanq) ^^
Stephanie Zen said…
owwhh shar, so sweeetttt ;p
eehhh uthie, sharleen, kalian jgn brantem lho yaa xp

btw, naskahnya udh saya kirim tadi, hihi... doakeun yak!
Anonymous said…
good luck, ya!!!
Anonymous said…
uaa, ada sekuelnya Dylan nih =D
sik asik tinggal nunggu jadi, hahahaha
Jia youuu =DDD Gbu

Ide menulisku belum kunjung datang
T T
Stephanie Zen said…
senny: makasih ;)

weggie: banyak2 nonton film & baca, ntr pasti idenya datang :D saya malah kebanyakan ide, tp bingung nulisnya x)
Anonymous said…
30 hlmn?
OHMYGOD. kamu jenius steph. aku mentok" nulis 10 hlmn udh mauu gilaa. itu juga frekuensinya bs diitung pke jarii. hahahaa.

eniwweeiis. naskahku baru msk bab 5 hahahaa. ky siputt, lmbat banget. hehe

atalya*
Stephanie Zen said…
tenang, atal. FYI, saya juga pernah mengalami masa-masa dalam 9 bulan tdk menulis 1 halaman pun! :))
Anonymous said…
Wih,,tadi pas aku gramed aku liat Dylan di deretan buku bestseller lo...
Wah..makin kaya aja ni penulisnya
aku belom dapet traktirannya lo...
awas ya pokoknya kalo aku ke sby ketemu kamu kita jalan bareng aku kudu ditraktir J.Co sekotak yak!
Haghaghaghaghag.....
Stephanie Zen said…
haaa? beneran masuk bestseller, jeng?
wawawawawwwwaaa senengnyaaa!!! tengkyu inponya! :D tenang aja, J.Co akan siap saat Anda datang ;)

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...