Skip to main content

Forgiven... Forgotten...

Anywaay,
Tadi baca-baca buku, terus ada cerita apaaa gitu, pokoknya ada cewek yang disakitin sama cowok, dan dia bilang itu sama sakitnya kayak tembok yang dipaku.
Dan waktu cowok itu kembali untuk minta maaf, dia maafin, tapi dia bilang: memang, pakunya sudah dicabut, tapi bekasnya masih akan tetap ada.
Well, rasanya kok seperti itu, ya?
Forgiven... doesn't mean it's forgotten...

Comments

Anonymous said…
bener! bener!
dimaapin, tapi bekasnya GA BAKAL PERNAH ILANG.

satu lagi, GA BAKAL DIPERCAYA LAGI
*komen ini akan menyinggung seseorang dan beberapa orang* :p
Stephanie Zen said…
haha iyaaa.. aku juga klo ketemu orangnya tuh suka ngebatin "yampuuunn... aku udh maafin dia, tp kok rasanya masih tetep sakit yaa?" *haha curcol ;p*
-putry- said…
bener banget mbak! sayaaa setuju! sampe skrng saya masih ngerasa sakit sm mantan-kurang-ajar itu! pengen gw bejek tuh orang! eh, maaf mbak.. jadi emosi :P
Anonymous said…
setuju!setuju!
ga mo komen byk ah pokoknya saya jg setuju banget...
Stephanie Zen said…
nahh, makanya kalian cowok-cowok, hati-hatilah jangan sampe nyakitin hati cwe, krn pasti akan diinget terus x)

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...