Skip to main content

Tanah

Kemarin, Mas Idin sang teknisi kantor masuk ke ruangan Om Bos. Kebetulan, saya lagi pinjam laptop di situ buat ngecek e-mail, jadi yaa saya dengar pembicaraan mereka *bukan nguping yeee... lagian bukan pembicaraan top secret kok *
Nah, yang dibicarakan Mas Idin dan Om Bos adalah rencana Mas Idin untuk beli tanah. Untuk bangun rumah kayaknya. Terus dia nanya-nanya gitu lah soal pajak ke Om Bos, dan dari yang saya kuping, ternyata proses beli tanah itu ribet skali! Mulai masalah siapa yang menanggung pajak, siapa yang ngurus, dan babibu lainnya, aduuhh... baru mendengarnya aja saya pusing!
Terus saya bilang sama Mas Idin, “Hah, ternyata beli tanah saja prosesnya segitu ribetnya, ya?”
Dia bilang, “Makanya, kamu kalau cari suami nanti, yang sudah punya rumah sendiri, jadi nggak repot beli-beli tanah segala. Ikut stres nanti kamu.”

Boro-boro suami, pacar aja kagak punya

...
Well, I’m not looking for.
...
Not yet

Comments

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...