Skip to main content

Saya = Manohara?

Kemarin senyam-senyum karena baca wall dari Titish ini:


Hihihi.. walaupun ada kata "agak"-nya, tapi teteeep saya merasa tersanjung sekali lho udah dibilang mirip sama Manohara *asal ga mirip nasibnya aja *
Anyway, inilah tampang Manohara, emang mirip saya ya..

Berarti, saya nggak boleh jalan-jalan ke Malaysia nih, apalagi ke wilayah Kelantan, kan bahaya kalau Tengku Fakhry ngeliat terus naksir saya..

PS: buat yang nggak tau Manohara itu siapa, baca koran deeeh

Comments

setuju kak sama mbak titish! emang mirip!!!

wah, b'arti skrg kakak gak blh keluyuran sembarangan, ato keesokan harinya inpotemen bakal gempar dgn berita:

*manohara odelia pinot berhasil kabur dari kelantan-malaysia, dan sedang shopping di Tunjungan Plaza Surabaya!*
Stephanie Zen said…
wahahahaha.. miripnya cuma di foto ini doang (padahal saya asal aja comot foto mano di internet tapi lha kok ya dapetnya pose yang mirip foto saya di blog ini :p), aslinya mah jauuuuuh..

eh, mamaku juga bilang kayak kamu lho el! katanya: manohara sebenarnya nggak ditawan di malaysia, tapi sedang sembunyi di surabaya wakakak
Chacha said…
siapa itu Manohara?
(tampang kebingungan kayak orang bego)
Ika said…
STEPH, MANOHARA TUH SAPA SEEH??
*sumpah, ga tauuuu...*
Stephanie Zen said…
coba googling deh, pasti keluar ceritanya manohara. terlalu panjang jika saya ceritakan di sini :p
Fenty said…
dulu waktu liat foto ini juga kepikiran fotomu kok steph, hahahaha ... emang mirip :p
Stephanie Zen said…
yang bener, fen? kyaaaaaa x)
Chacha said…
Oh,skrang aku baru tau.Soalnya ngak sengaja nonton infotaiment di indosiar td, hehe...
Bangga deh ya, dblang mirip bgtu??
Kak steph emang byk kmbarannya ya, selain manohara, trus velove vexia, trus siapa lagi nnti???
Stephanie Zen said…
ya rada2 GR, secara mano tampangnya kayak apa, saya tampangnya kayak apa :)) velove vexia?? hah apa pula ini??
Nerin said…
mbk phanie..
emang mirip beneran...
sama manohara...

*lucu sekali..*
Anonymous said…
hahaha iya mirip kak.. ^^

-putry-
iyaaaa...
stuju...
asal jgn mirip nasibnya aja deh...
Kalau shopping jgn ke Malay
Ke Italy aja
Stephanie Zen said…
huhuhu pengen banget nih ke italy.. :(
Anonymous said…
Memang mirip kok, Steph... jangan-2 ada hubungan famili...
Stephanie Zen said…
huweee.. iya kali ya.. mungkin saya ada turunan prancisnya juga? *ngarep :p*
Titish said…
hahaha...
benar kan apa kataku!
padahal ini omongan orang yg blm pnah ktemu km, wek =P
Stephanie Zen said…
lha ini "oknum" nya muncul! hahaha.. iya ini yang berkomentar di sini emang pada belum pernah ketemu aku semua kok tish :p

Popular posts from this blog

Tangan Kosong

Sedih banget deh, Indonesia terpaksa pulang dengan tangan kosong dari Singapore Super Series 2009 kemarin Meloloskan dua wakilnya ke final, WD Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dan MD Markis Kido/Hendra Setiawan, Indonesia malah gagal mencuri gelar. Greysia/Nitya kalah 14-21, 13-21 dari ganda China, Zhang Yawen/Zhao Tingting. It’s okay sih, karena Greysia/Nitya sebenarnya nggak diprediksi akan bisa sampai babak final (tapi mereka bahkan menumbangkan pasangan rank 1 dunia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty di quarter final!) Jadi prestasi mereka yang bisa menapak sampai ke final ini aja udah luar biasa, dan cukup menenangkan hati karena tau kita masih punya ganda putri yang bisa diandalkan setelah Vita Marissa/Lilyana Natsir bubar jalan. Apalagi, Nitya/Greysia sama-sama masih muda, yang berarti jalan mereka masih panjang. Good job, Nitya/Greysia! Next time better ya! Yang mengecewakan justru kekalahan Markis Kido/Hendra Setiawan dari pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson . K...

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!