Skip to main content

Kecewa

Kemarin dapat kiriman dokumen dari Puspa Swara.
Saya langsung girang, karena mengira itu kontrak untuk naskah pesanan mereka, Tak Ingin Terulang Lagi *FYI, naskah itu dipesan oleh Puspa Swara sekitar 3 bulan lalu, dan target pembacanya adalah remaja, sekitar kelas 4-6 SD dan 1-3 SMP*
Waktu saya buka, ternyata memang benar isinya kontrak untuk naskah itu. Tapi nggak cuma itu, karena ternyata ada juga contoh cetakan buku Tak Ingin Terulang Lagi.
Pas ngelihat covernya, saya kaget. Karena gambar covernya sama sekali nggak nyambung sama ide ceritanya! Gambar cover bisa dilihat seperti di bawah, sementara cerita buku ini adalah tentang cowok bernama Jason yang menabrakkan mobil dinas bokapnya. Dan perlu dicatat, di dalam buku ini sama sekali nggak ada adegan orang naik sepeda, apalagi jatuh dari sepeda, seperti ilustasi covernya.

Saya tahu, Puspa Swara memang nggak biasa mengkonsultasikan ilustrasi cover dengan pengarang lebih dahulu. Dulu, novel saya yang Kapok Deh Jatuh Cinta! juga begini kasusnya. Cuma untungnya, waktu itu covernya bagus dan matching dengan ceritanya. Lucu aja kalau diingat-ingat, saya baru tahu seperti apa covernya setelah bukunya terbit lho!
Terus kemarin saya SMS orang Puspa, kepingin ngasih tau aja, kalau covernya nggak nyambung sama cerita bukunya, dan apakah masih bisa dirubah? Tapi ternyata nggak bisa, karena sudah dicetak.
Hmm... jujur aja, saya kecewa. Karena sebenarnya cerita buku ini bagus, saya ambil dari kejadian nyata yang dialami Yosua, sepupu saya *hehehe *. Tapi kalau melihat covernya, saya jadi mikir: bakal ada yang beli nggak ya?
Yah, sudahlah. Tetap bersyukur karena ada satu lagi buku saya yang terbit. Semoga aja penjualannya bagus

Comments

Anonymous said…
Steph, first impression lihat gambarnya, mirip sama cerita anak-anak. Tapi mungkin memang pangsanya kan anak SD dan SMP, dan tokoh utama, cowok. Gitu nggak sih, Steph? Jangan kecewa ya, biarpun susah, tapi Tuhan bisa membalikkan semua kok, jadi berkat buat kamu ;-) Just hope and pray. Semoga penjualannya bagus, ya Steph. Udah terbit di toko buku belum? Nti aku cari deh...
Stephanie Zen said…
hmm iya mungkin juga ya Ci? tapi tetep ngerasa lucu aja karena sama skali ngga ada adegan anak cowok jatuh dari sepeda di buku itu.. bahkan kata "sepeda" pun kayaknya ngga ada hehehe..

kayaknya sih udah ada di toko buku Ci.. thanks ya doanya :)
Anastasia said…
steph,target pasarnya SD n SMP ya?
kalo saya,masuk target ga? hehe
Stephanie Zen said…
masuk aja deh nas hahahaha

Popular posts from this blog

Tangan Kosong

Sedih banget deh, Indonesia terpaksa pulang dengan tangan kosong dari Singapore Super Series 2009 kemarin Meloloskan dua wakilnya ke final, WD Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dan MD Markis Kido/Hendra Setiawan, Indonesia malah gagal mencuri gelar. Greysia/Nitya kalah 14-21, 13-21 dari ganda China, Zhang Yawen/Zhao Tingting. It’s okay sih, karena Greysia/Nitya sebenarnya nggak diprediksi akan bisa sampai babak final (tapi mereka bahkan menumbangkan pasangan rank 1 dunia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty di quarter final!) Jadi prestasi mereka yang bisa menapak sampai ke final ini aja udah luar biasa, dan cukup menenangkan hati karena tau kita masih punya ganda putri yang bisa diandalkan setelah Vita Marissa/Lilyana Natsir bubar jalan. Apalagi, Nitya/Greysia sama-sama masih muda, yang berarti jalan mereka masih panjang. Good job, Nitya/Greysia! Next time better ya! Yang mengecewakan justru kekalahan Markis Kido/Hendra Setiawan dari pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson . K...

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!