Skip to main content

Indonesia Open & euro 2008

Yeaahh, Indonesia Open resmi dimulai hari ini! Walaupun baru akan ditayangkan di Trans7 mulai babak perempat final *19 Juni*, tapi saya tetap aja senang! Akhirnyaaa... bisa lihat bulutangkis lagi! Semoga jago-jago Indonesia nggak keburu berguguran di babak pertama dan kedua ya, jadi saya bisa lihat mereka di tipi
Aahhh bahagianya anak-anak sekolah yang tinggal di Jakarta. Mereka pasti lagi libur tahun ajaran baru, dan bisa nonton langsung di Istora Senayan mulai babak kualifikasi. Kalau saya anak sekolah yang lagi libur dan tinggal di Jakarta, pasti mulai pertandingan babak pertama kualifikasi, saya udah ngejogrok di Istora Senayan
Di luar perasaan senang karena bisa nonton Indonesia Open di tipi, saya ketar-ketir karena nanti malam Italia bakal melawan Prancis di babak terakhir penyisihan Grup C Euro 2008.
Untuk lolos ke perempat final, Italia bukan hanya harus menang melawan Prancis, tapi mereka juga harus memastikan Rumania kalah atau seri melawan Belanda. Kalau Rumania menang melawan Belanda, nggak peduli Italia menang 10-0 sekalipun, mereka nggak akan lolos ke perempat final
Oooohhh jangan sampai Italia tersingkir seperti Ceko

Comments

Popular posts from this blog

Tangan Kosong

Sedih banget deh, Indonesia terpaksa pulang dengan tangan kosong dari Singapore Super Series 2009 kemarin Meloloskan dua wakilnya ke final, WD Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii dan MD Markis Kido/Hendra Setiawan, Indonesia malah gagal mencuri gelar. Greysia/Nitya kalah 14-21, 13-21 dari ganda China, Zhang Yawen/Zhao Tingting. It’s okay sih, karena Greysia/Nitya sebenarnya nggak diprediksi akan bisa sampai babak final (tapi mereka bahkan menumbangkan pasangan rank 1 dunia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty di quarter final!) Jadi prestasi mereka yang bisa menapak sampai ke final ini aja udah luar biasa, dan cukup menenangkan hati karena tau kita masih punya ganda putri yang bisa diandalkan setelah Vita Marissa/Lilyana Natsir bubar jalan. Apalagi, Nitya/Greysia sama-sama masih muda, yang berarti jalan mereka masih panjang. Good job, Nitya/Greysia! Next time better ya! Yang mengecewakan justru kekalahan Markis Kido/Hendra Setiawan dari pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson . K...

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!