Skip to main content

Posts

Yesterday

My mom got an accident. Kejadiannya di tikungan dekat kantor, habis nganter saya. Mama lagi nunggu kendaraan-kendaraan yang lewat, sebelum mobil menyeberang ke jalur depan. Kira-kira sepuluh meter di sebelah kanan, Mama lihat satu sepeda motor yang ngebut dan tiba-tiba menabrak motor di depannya. Saking kencangnya laju motor si penabrak, motor yang tertabrak sama dia ikut terseret, sampai ujung-ujungnya menabrak mobil Mama. Untungnya, orang itu sempat banting setir ke kiri, jadi dia hanya menghantam bagian kanan belakang mobil. Saya nggak kebayang kalau dia tetap melaju lurus, pastilah pintu pengemudi yang dia hantam. Yang berarti, Mama PASTI kenapa-kenapa. Kemungkinan terburuknya jelas nggak usah ditanya. Orang bagian kanan belakang mobil saya ringsek banget kok. Ya TUHAN, saya bener-bener nggak bisa bayangin kalau Mama sampai kenapa-kenapa... Tapi Mama cerita, waktu dia ngeliat motor yang melaju kencang dan menabrak motor di depannya itu, dia sudah yakin kalau dia juga bakal ken...

Kambing Jantan

Penulis: Raditya Dika Penerbit: Gagas Media (lupa tahun berapa) Buku ini adalah buku pertama Raditya Dika . Bercerita tentang pengalaman-pengalaman pribadinya yang kocak. Saya bacanya loncat bo, buku kedua dulu, terus ketiga, baru yang pertama *dasar anak aneh * Tapi jelas, ketiga-tiganya sama gebleknya! Bedanya, di Kambing Jantan ini, format penulisannya masih seperti di blog, jadi banyak singkatan-singkatannya. Tapi tetap asik kok dibacanya, nggak ribet. Malah, saya ngerasa dengan format seperti ini ceritanya terasa lebih nyata, dibandingkan kalau dengan format cerpen seperti di Cinta Brontosaurus atau Radikus Makankakus. Ditambah lagi, di buku pertama ini banyaaakk banget cerita-cerita Radith waktu kuliah di Adelaide, kocak abiiss! Kalau di buku kedua dan ketiga sih udah jarang cerita tentang Radit di Adelaide. Secara dia udah balik Indo, gituu... Yah pokoknya buat yang lagi stres, wajib banget baca buku ini!

Award

Dapat award dari Neng Fenty , makasih yaa Neng

Masuk 10 Besar!

First of all, saya mau bilang terimakasih buat semua yang udah mendukung baik lewat SMS maupun doa untuk band adik saya, BANANA , di kompetisi X2 Battle Band SBO TV. Karena... mereka berhasil masuk 10 besar! Mereka bakal perform kira-kira tiga minggu lagi. Tetap dukung yaa, dengan cara: ketik X2 (spasi) BANANA , kirim ke 0817339450 . Tengkyuuu

Macarin Anjing

Penulis: Christian Simamora Penerbit: Gagas Media , 2007 Menurut Libby, anjing itu lebih baik dari cowok. Yah, seenggaknya anjing nggak bakal mengkhianati tuannya saat dia ingin majikan baru yang lebih cantik, nggak kayak cowok. Prinsip itu pula yang mendorong Libby untuk mewanti-wanti para sahabatnya, Miata dan Bianca, agar nggak terlalu “tunduk” sama cowok. Apalagi sampai termehe-mehe. Tapi waktu ketemu Nico, justru Libby yang termehe-mehe. Dia rela mempertaruhkan prinsipnya saat dekat dengan Nico. Tapi bagaimana kalau Nico justru sama parahnya dengan cowok-cowok yang lain? Loves : • Judulnya! Sumpah deh, baru kali ini saya nemu judul buku sebinal ini. Macarin, Anjing, coba! Plus tagline-nya: The more I meet guys, the more I love dogs. Ck! Sangat mencuri perhatian pada tatapan pertama di rak buku. • Adegan pertamanya, saat Libby nonton telenovela Florecita Gadis Bunga. Ya ampuuun, aku sampai harus baca beberapa kali baru aku paham kalau Libby itu lagi nonton TV! Keren! • Ide cerita...

Horton Hears a Who!

Horton adalah seekor gajah rada geblek yang tinggal di Hutan Noo. Suatu hari, dia melihat sebuah… ehh sebutir… ehh yah, pokoknya debu terbang di depan matanya. Horton membayangkan ada seorang manusia berukuran super duper kecil yang tinggal di dalam debu itu, dan sedang butuh pertolongan supaya debu yang ditinggalinya nggak terus-menerus terbawa angin. Horton pun menangkap debu itu dengan menggunakan bunga semanggi, dan dia bercerita pada beberapa anak didiknya *yang nggak jelas binatang apa* tentang khayalannya bahwa ada manusia yang tinggal di debu itu. Tapi kelakuan Horton itu diperhatikan oleh Kanguru, yang merasa bahwa dirinya adalah pemimpin di Hutan Noo, dan dia nggak suka melihat anak-anak binatang kecil itu pikirannya dikontaminasi oleh Horton. Dia menganggap nggak masuk akal bahwa ada manusia superkecil yang tinggal dalam debu, dan dengan berbagai cara dia berusaha merebut debu itu dari Horton dan memusnahkannya. Tapi… bagaimana kalau Horton benar? Bagaimana kalau benar-ben...

Kar'na Kasih-Nya

Lagu ini bikin saya nangis bombay di Gereja… Kar’na Kasih-Nya NKB 85 : 1 & 2 “It Was Love” – E. G. Heidelberg Mengapa Yesus turun dari sorga Masuk dunia g’lap penuh cela Berdoa dan bergumul dalam taman Cawan pahit pun dit’rima-Nya? Mengapa Yesus menderita, didera Dan mahkota duri pun dipakai-Nya? Mengapa Yesus mati bagi saya? Kasih-Nya, ya kar’na kasih-Nya Mengapa Yesus mau pegang tanganku, Bila ku di jalan tersesat? Mengapa Yesus b’ri ku kekuatan, Bila jiwaku mulai penat? Mengapa Yesus mau menanggung dosaku, B’ri ku damai serta sukacita-Nya? Mengapa Dia mau melindungiku? Kasih-Nya, ya kar’na kasih-Nya... Hikss... saya jadi merasa nggak pantas... nggak layak... Merasa berdosaaaaaa banget deh... Tapi TUHAN mau mati bagi saya, untuk dosa-dosa saya...