Skip to main content

Malaysia Super Series 2009

Wah, udah lama juga nggak update berita bulutangkis di sini. Secara, 2008 kemarin ditutup dengan menyedihkan oleh atlet-atlet Indonesia di Final Super Series 2008 *makanya saya nggak gitu semangat nulis*, dan ternyata setelah itu ada Copenhagen Masters *tapi berhubung nggak ada di BWF 2008 Calendar yang saya download, saya jadi nggak tau, dan akhirnya nggak update berita sama sekali *
Well, it’s 2009 now, dan tentu saja sudah ada 12 episode Super Series yang menanti, plus Sudirman Cup di bulan Mei nanti. Can’t hardly wait!
Nah, tirai Super Series 2009 ini dibuka di Malaysia, mulai 6 Januari kemarin, sampai hari Minggu nanti. Pemain pelatnas *minus Maria Kristin yang cedera dan Taufik Hidayat yang mengundurkan diri* banyak yang turun di turnamen ini, jadi mungkin PBSI sudah mengisi kembali kasnya Plus, anak-anak PB Djarum juga ikut nimbrung, makin rame deh!
Sayang, sampai babak kedua yang digelar hari ini, sudah banyak juga pemain-pemain Indonesia yang berguguran. Mulai dari Fernando Kurniawan/Lingga Lie, Muhammad Ahsan/Bona Septano, Rendra Wijaya/Joko Riyadi, Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati, Endang Nursugiati/Anggun Nugroho, Rendra Wijaya/Meiliana Jauhari, Andre Kurniawan Tedjono, dan Lita Nurlita/Endang Nursugianto.

Partai yang bakal dimainkan atlet-atlet Indonesia hari ini:
1. XD, Nova Widianto/Lilyana Natsir vs Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita
2. XD, Muhammad Rijal/Vita Marissa vs Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen (DEN)
3. MS, Simon Santoso vs Muhammad Hafiz Hashim (MAS)
4. WD, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari vs Sook Chin Chong/Khe Wei Woon (MAS)
5. MD, Luluk Hadiyanto/Candra Wijaya vs Gan Teik Chai/Tan Bin Shen (MAS)
6. WS, Pia Zebadiah Bernadet vs Zhang Beiwen (SIN)
7. MS, Sony Dwi Kuncoro vs Anup Sridhar (IND)
8. WD, Vita Marissa/Lilyana Natsir vs Goh Liu Ying/Ng Hui Lin (MAS)
9. MD, Markis Kido/Hendra Setiawan vs Hoon Thien How/Lim Khim Wah (MAS)
10. MD, Alvent Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan vs Michal Logosz/Robert Mateusiak (POL)

Semoga bisa meloloskan sebanyak-banyaknya ya ke quarter final besok.
Ayoooo Indonesia!

Comments

Anonymous said…
goo indonesia!

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...