Wednesday, April 4, 2012

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book:


Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti.

Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya.

Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true. Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama.

Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalkan Adrienne? Dan berhasilkah Adrienne membuktikan bahwa ia sungguh-sungguh mencintai Danny?

Serentak ada di toko buku Gramedia se-Jabodetabek: 3 Mei 2012, Gramedia seluruh Jawa: 6 Mei 2012, Gramedia se-Indonesia: 13 Mei 2012.

Thank you, Lord, for all of your blessings. All glory belongs to You :)

10 comments:

D said...

Can't wait to readdddd :)

Tirza Theorupun said...

wah nambah 1 nih di daftar buku baru. Langsung catat!!

rollz said...

wah harus beli ni buku!!
semangattt!!! :)

Stephanie Zen said...

thanks ya semuanya. tungguin bukunya ya, kurang satu minggu lagi :D

Girl With Plastic Camera said...

baru selesai baca buku ini, dan it's like kaboooommm, something explode near me, hahahah. aku suka juga nulis cerpen pake nama asli, duh, 300 juta, ga kebayang bisa buat belanja ampe sarap. hahaha. great book!

Stephanie Zen said...

hahaha! hati2 lho, jangan sampai bernasib sama kayak Adrienne :p thanks udah baca! :D

Renni Lumban Gaol said...

Wah aku udah baca novelnya, belinya jam 12, langsung baca nyampe jam 9 malam langsung beres... hahaha
ini novel yang ke berapaka??? soalnya baru pertama kali baca novelnya ka stephani.. :)

Stephanie Zen said...

halo Renni, makasih yaa udah baca! :)

ini novel yang ke-11 :D

Eugeni Hermina said...

Udah baca, bagus:))

esther jesika said...

shalom, waktu keluar langsung beli..krna baru ngeh..ada part yg kayanya ga sama antara present and past..hehe..kayanya si begitu, waktu acara makan terakhir di tosari, ada keterangan kalo yg ga ikud baksos adl si bima adik Danny, dan saat motong semangka juga ga ada indikasi Danny ngambil foto..kok si bima bisa kasi tau bundanya kalau yang bikin kakaknya diem adalah cewek yang bantu di baksos tosari dan yang bantu mama potong semangka? Kalopun Bima dpt info dari fb krna Adri sering comment menurutku masuk akal bgt kak..tapi begitu Bima bilang tentang bantu mama potong semangka menurutku agak kurang masuk akal, krna wktu itu dia ga ikud baksos dan kegiatan dokumentasi ga ada saat makan2 penutup..hehe gt aja sih..keep writing n keep flying like an eagle.. Gbu kak Stephanie