Skip to main content

Horton Hears a Who!

Horton adalah seekor gajah rada geblek yang tinggal di Hutan Noo. Suatu hari, dia melihat sebuah… ehh sebutir… ehh yah, pokoknya debu terbang di depan matanya. Horton membayangkan ada seorang manusia berukuran super duper kecil yang tinggal di dalam debu itu, dan sedang butuh pertolongan supaya debu yang ditinggalinya nggak terus-menerus terbawa angin.
Horton pun menangkap debu itu dengan menggunakan bunga semanggi, dan dia bercerita pada beberapa anak didiknya *yang nggak jelas binatang apa* tentang khayalannya bahwa ada manusia yang tinggal di debu itu.
Tapi kelakuan Horton itu diperhatikan oleh Kanguru, yang merasa bahwa dirinya adalah pemimpin di Hutan Noo, dan dia nggak suka melihat anak-anak binatang kecil itu pikirannya dikontaminasi oleh Horton. Dia menganggap nggak masuk akal bahwa ada manusia superkecil yang tinggal dalam debu, dan dengan berbagai cara dia berusaha merebut debu itu dari Horton dan memusnahkannya.
Tapi… bagaimana kalau Horton benar? Bagaimana kalau benar-benar ada manusia berukuran superkecil yang tinggal dalam debu itu?

Sumpaaahh… konyol abis! Horton-nya polos BANGET! Tapi dia baik hati lhoo! Nonton yaa!

Comments

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...