Skip to main content

Next Month: Jalan-Jalan!

Lagi seneng nih! Yihuuu!
Kemarin dapat telepon dari Gramedia Pustaka Utama *penerbit yang menerbitkan dua novel saya, Anak Band dan Dylan, I Love You!*, saya diminta ikut acara Jumpa Pengarang & Workshop Penulisan tanggal 7-8 Desember nanti di… Bali!
Yeeesss!!!
Jalan-jalaaaannn!
Hehe kerja, ding
Perjalanan dinas pertama saya, haha! *ndeso banget sih, Steph? *
Seneng banget deh, bulan depan ke Jakarta en Bali sekaligus, cihuuy!
Jadi semangat nulis lagi nih hehe...

Comments

Juminten said…
wah... slamet... slamet...
makan2 dunkz kita! xD
mau ke Jakarta, kan? xP
sekalian oleh2 dr Bali, ya!
*plaaakkk...!*
Stephanie Zen said…
nilla: aku ke jakarta dlu br ke bali jd ga bs bw oleh2 hehehehehe *tertawa puas :p*
Anonymous said…
Bali?enaqnya steph...aku jg pngen bgt kesana ;)
Jkt?hyukkk qt ktemuan ;p
ciehh,dinas pertama loh..congratz ya..
Ika said…
congratz ya steph!
smoga kita bisa dinas ber2 (hahaha.. apaan nih?!)
Stephanie Zen said…
sharleen: hehe iya thx God banget nih bs dpt kesempatan ini :) ehh ayo kita ktmuan di jkt! ;)

ika: ayoayooo kita dinas berduaa! :D
Anonymous said…
Wah,stephie...
Postinganmu bikin aku mupeng
aku aja mau ke bali pas new year gag jadi
gara2 ujian
Hua....
steph jelex
:P
Oleh2 postingan dari bali yak...
:D
This comment has been removed by the author.
Anonymous said…
Halo Steph,
salam kenal. Aku sering banget baca blog kamu. Dan cukup terhibur deh, sama gaya cerita kamu yang ekspresif. Selamat ya, buat perjalanan dinas pertamanya. Good luck juga buat sekuelnya DILY. Waktu itu kalau nggak salah baca, udah kelar dibikin kan? Congratz ya. Semoga lebih sukses lagi :-) Anyhow, kalau sempet, mampir ke blog-ku ya :)
Salam... Rina
Titish said…
Hueee...
Saya jealous mampuss
T_T

Hohoho
Stephanie Zen said…
ajeng: sipp, ntr saya report ;)

rina: haii, makasih bgt udh sering mampir :) iya sekuel DILY udh kukirim ke penerbit, tinggal tggu jwban aja nih dr mrk, doain yaa :D nanti aku kunjungan balik deh :)

titish: tenaaangg, giliranmu akan tiba nak :D

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...