Skip to main content

Indonesia Kalah!

Dibabat 1-3 sama Korea di semifinal Sudirman Cup tadi siang
Nova/Lilyana kalah dari Lee Hyo Jung/Lee Yong Dae. Sony Dwi Kuncoro menang lawan Park Sung Hwan. Maria Kristin kalah dari Hwang Hye Hyoun. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kalah dari Jung Jae Sung/Lee Yong Dae.

Huhuhu.. padahal berharap Indonesia bisa mencuri angka duluan di mixed doubles, jadi men singles dan women singlesnya bisa aman, karena kita kalah kelas di women doubles, dan Markis Kido cedera pula, jadi rawan banget mengandalkan angka dari men doubles, tapi taunya...
Tapi it's okay deh, toh saya yakin Indonesian shuttlers have done their best. Pertandingan-pertandingannya luar biasa tadi, apalagi partai Sony vs Park. Keren!

PS: Kapan sih Lee Yong Dae ikut wajib militer??? Kalo perlu dia nggak usah balik main bulutangkis lagi deh, saya keseeeel banget sama dia!

PSS: Final Sudirman Cup antara Korea dan China besok ditayangin Global TV jam 17.30. Hmm, my two most hated teams, jadi bingung belain yang mana

PSSS: pic taken from here

Comments

Chacha said…
Seru pertandingannya!
Tp sdkit kecewa Indonesia kalah..
Klo aku sih dukung korea, kak!
Aja-aja fighting!
Klo kakak dukung apa ??
kak Steph dukung China ajaaa!
kan ada Lin Dan, bisa mantengin tangannya yg buseeeeet ituuh, hihihi *dodol mode on*

mm, kayaknya kangmas hendra uda solmetan sama bang kido, ya! gak dipasangin sekali langsung belepotan gitu maennya! huwaa! bang kido sii!!
KL said…
This comment has been removed by the author.
Stephanie Zen said…
chacha: bingung mau dukung apa, sebel sama dua-duanya soalnya :))

elena: hahaha dasar kamu el, usahaaaa :p eh tapi tangan fu haifeng lebih hot lho! fufufu..

nissa: iya ya, namanya sudirman cup tapi kok yang memperebutkan korea dan china, sedih deh :(

Popular posts from this blog

One Last Chance

With a grateful heart, I proudly present you my 11th book: Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya. Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true . Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama. Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalka...

Available Now on Bookstores!

Harusnya dari Selasa kemarin posting, tapi ga sempat-sempat.. It's officially available on the bookstores now! Bisa dibeli di toko-toko buku terdekat ya! Mau beli secara online juga bisa di sini atau di sini . Ditunggu commentnya jika sudah baca. Tengkyu, everybody!

Nobody's Perfect

It's available on the bookstores now! Ini nih bocoran ceritanya.. Bella punya segala hal yang diinginkan seorang cewek; cantik, pintar, dan keluarga yang tajir abis. Tapi lebih dari segalanya, ia bersyukur banget punya kakak seperti Nico. Bella sangat mengagumi Nico. Ia menganggap Nico sempurna, nggak ada cacat celanya. Ketika Nico melanjutkan kuliah di Melbourne, Bella kelimpungan, karena selama ini ia nggak pernah jauh dari kakak tersayangnya itu. Jovi, sahabat Bella, menyarankan Bella untuk cari pacar, agar nggak terus-menerus teringat Nico. Sayang, saran Jovi lebih mudah untuk diucapkan ketimbang dipraktekkan. Hubungan Bella dengan cowok-cowok yang dekat dengannya nggak berjalan mulus, karena ia mencari figur cowok perfect. Perfect, di mata Bella, adalah yang seperti Nico. Padahal, mana ada sih cowok yang perfect di dunia ini? Bella nggak tahu aja, sebenarnya Nico menyembunyikan sebuah rahasia besar. Ketika rahasia Nico terungkap, Bella syok berat. Dia sama sekali nggak menyang...