Saturday, May 12, 2012

Pasangan Hidup :p

Beberapa hari lalu, as usual sebelum tidur saya berdoa. Doa ini-itu, sampai akhirnya tibalah pada topik… pasangan hidup :))

BTW, sebelum ada yang salah paham, mendingan saya jelasin dulu, hehe. Saya nggak berencana menikah dalam waktu dekat kok. Yah, secepat-cepatnya empat atau lima tahun lagi deh, karena ada hal yang masih harus dilakukan *sok rahasia :p*. Selain itu juga belum siap, dan masih pengen nikmatin masa-masa single dulu, di mana penghasilan bisa dipakai beli tas-baju-sepatu instead of bayar listrik, air, dsb dst dll. Hihihi.

Oke, jadi saya doa tentang pasangan hidup. Mungkin kriteria yang saya doain terkesan “standar” buat seorang cewek Kristen, tapi yah… memang ini yang saya perlukan :D

Courtesy of http://www.simongarnier.org/i-want-to-hold-your-hand/

If it’s God’s will for me to get married… I pray for a man who loves and fear of the Lord with all of his heart and soul. I pray for a leader with a servant heart, to whom I can whoheartedly submit. 

Anyway, kayak yang sudah sering saya bocorin di blog, saya ini kolerik, anak sulung lagi, jadi kalau dapat suami yang nggak take role as a leader, byuhhh… sayanya bisa “tak terkendali” :p Padahal Alkitab bilang:

Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,  karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat … Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu. (Efesus 5 : 22-24)

Nah, kebayang dong “gemes”nya seorang kolerik kalau dia harus tunduk sama orang yang nggak tegas, apa-apa bilang “terserah”, nggak punya visi... mana tunduknya harus seperti tunduk sama Tuhan, lagi! -_- Jadi, menyadari “kelemahan” itu, saya tentu berdoa supaya dapat pasangan hidup yang benar-benar tahu bagaimana menjadi “kepala”. 

Terus, “a servant heart” itu maksudnya dia punya inisiatif, nggak segan untuk turun tangan menolong melakukan pekerjaan yang mungkin nggak-cowok-banget, nggak gengsi untuk minta maaf saat berbuat salah, dan mau menerima koreksi.

But then this verse popped out on my mind…

But seek first the kingdom of God and His righteousness, and all these things shall be added to you. (Matthew 6 : 33 NKJV)

Saya lalu mikir, “Oh, mungkin maksud Tuhan saya beresin kuliah dulu lah, melayani Tuhan dulu, submit sama orangtua dulu, nanti pasangan hidup juga nongol-nongol sendiri…”

Tapi setelah dipikir-pikir lagi… hmm, kayaknya maksud Tuhan bukan itu deh. Terus… apa dong? 

Sama cepatnya dengan pertanyaan itu muncul di kepala, jawaban itu datang.

“Carilah pasangan hidup yang benar-benar hatinya melekat pada Tuhan. A man after His own heart. Kalau hatinya melekat sama Tuhan, dia PASTI tahu apa peran dan tanggung jawabnya sebagai seorang suami (which is sebagai kepala keluarga dan pemimpin), dan PASTI akan semaksimal mungkin menjalankan peran itu, meski mungkin aslinya dia, karakternya, atau kepribadiannya, nggak begitu.”

JDERRRR! Hahaha. Saya nggak pernah membayangkan bahwa Matius 6:33 bisa dihubungkan dengan topik pasangan hidup dalam konteks yang kayak gini lho. Tadinya Matius 6:33 itu lebih banyak saya reflect ke diri sendiri, supaya cari Tuhan dalam segala hal dulu, utamakan Tuhan, dan semacamnya. Tapi memang itu saktinya Firman Tuhan ya, lebih tajam dari pedang bermata dua mana pun, menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita… wow wow WOW! :D

Yeah, jadiiii… buat yang lagi doain tentang pasangan hidup juga, mudah-mudahan bisa take this into consideration. Selain utamakan Tuhan dalam hidupmu, berdoalah bagi pasangan yang juga selalu mencari Tuhan dulu dalam segala hal. A man (or woman) after His own heart knows, and willing to take, the role of a husband (or wife) as the Lord commanded. 

If you apply that principle first… all these things shall be added to you. Amen.

4 comments:

viryaniKHO said...

beneran dehh lets we find a man who WONT cheat on God so he wont cheat on us! kekeke..
Im longing for a man who loves God more than he loves me :)
and of course we as a woman, we need to be so lost in God.. as it is said before, a woman's heart should be so lost in God that a man need to seek Him in order to find her :D
happy waitingg azen, am waiting for that great news hihi. always feel excited everytime i heard oikos member get into new stage of life :D

Stephanie Zen said...

yes! amen! kalau hatinya udah melekat sama Tuhan, kita juga bakal tenang kok, nggak perlu takut dia selingkuh lah, nggak bertanggung jawab lah, apa lah :p but then we have to prepare ourselves also, to be the women after God's own heart :)
hahaha, happy waiting too, ani! kayaknya great news bakal datang dari kamu dulu, hihihi *prophecy*

Anonymous said...

yups,, setuju..
bagi aku Matius 6:33 juga menyentuh banget.
Allah tahu apa yang kita butuhkan.
tapi kebutuhan rohani lebih berharga daripada kebutuhan jasmani.
Dengan mendahulukan Kerajaan Allah maka semua perkara akan ditambahkan.
termasuk jodoh....hehehehe

Stephanie Zen said...

amen! :p