Thursday, April 23, 2009

Lelet

Kalau ditanya, apa jenis orang yang paling saya benci di dunia ini, maka jawaban saya adalah: orang lelet.
Beneran lho, saya lebih benci orang lelet ketimbang orang munafik, pembohong, pengkhianat, atau tukang mark-up alias koruptor.
Ada satu orang superlelet yang saya sebelin dengan segenap hati dan sepenuh jiwa. Bukan benci lho ya, cuma ya… sebel aja. Di pikiran saya: kok bisa sih manusia selelet itu hidup di dunia yang berputar sangat cepat ini? Nggak ketinggalan apa ya? But yeah, there (s)he is. (S)he does exist. Hehehe, saya nggak akan bilang orang superlelet yang saya sebelin itu cowok atau cewek. Rahasia ahh. Kalau orangnya ngebaca ini, ya silakan deh, sadar diri nggak kalau lo lelet?

7 comments:

elena tamara! ^^ said...

kak, mau nanyaaaa...

misalnya si orang-yang-superlelet-itu baca, apa dia akan lelet juga untuk sadar kalau DIALAH yang sedang dibicarakan disini?

*pertanyaan macam itu dodol*

Stephanie Zen said...

hehe dia sih secara otak cukup cerdas, cuma ngga tau deh, dia cukup sadar atau ngga klo yang dialah yang dimaksud :p

Y . A . Z said...

lebih benci sama orang lelet ato orang yang mengkhianati kamu???? just asking :D

Teppy said...

Geez, I totally can relate. Saking geregetannya rasanya mendingan sini deh kerjaannya gue aja yang kerjain sekalian, huehehhehe

Stephanie Zen said...

yaz: untuk saat ini: orang lelet hehehe. karena belum (dan moga-moga ga akan pernah) merasakan sakitnya dikhianati sih (halah :p)

teppy: hahaha iyaaa :p

chacha said...

Secara otak cukup cerdas*
Tapi dia orang yang superlelet?

-*orang yg berkepribadian ganda*-

Stephanie Zen said...

ho'oh. mungkin emang dia diciptakan dengan syaraf otak yang bekerja cukup cepat, tapi syaraf motoriknya kejepit atau apaaa gitu, makanya lelet banget hihihi..