Monday, May 7, 2007

Cinta yang Salah

Kira-kira dua minggu yang lalu, aQ beli sebuah buku. Dibelikan, tepatnya . Judulnya Banyak Cowok Masuk Dalam Hidupku, Manakah yang Harus Kupilih? *lucu ya, judulnya? * yang ditulis oleh Michelle McKinney Hammond.
Karena sewaktu beli buku ini aQ juga udah beli beberapa buku fiksi lainnya, buku ini terabaikan begitu aja di atas meja belajarQ. aQ menunda-nunda membacanya, karena, jujur aja, aQ tipe orang yang nggak begitu suka buku-buku psikologi. aQ lebih suka novel, atau buku-buku fiksi lainnya. Apa aja deh, pokoknya yang nggak termasuk buku-buku motivasi atau psikologi yang kesannya ’menggurui’ itu.

Tapi, setelah weekend lalu aQ, finally, membacanya, aQ bisa bilang kalau aQ bener-bener fall in love sama buku ini. Wow, buku ini sama sekali nggak menggurui! Malah, saat membacanya, aQ merasa menemukan seorang teman yang profesional banget dalam hal cowok. Dan nggak cuma itu, tapi Michelle Hammond juga jago sekali membahas segala sesuatu mengenai per-cowok-an berdasarkan apa yang dikehendaki Tuhan dalam Alkitab. Seperti apa yaa... finally find the right path setelah begitu lama aQ berada di jalan yang salah. Di cinta yang salah juga, maybe…
aQ suka sekali isi keseluruhan buku, tapi ada dua paragraf yang paling aQ suka dalam buku ini:

Pertama: Sobat, setiap hubungan yang membuatmu merasa tidak layak, tidak cantik, tidak diterima, tidak diinginkan, atau yang mengharuskanmu berusaha keras untuk dicintai, adalah terlalu mahal.

Waktu membacanya, aQ langsung bilang, “Oh, Tuhan, ini BENER BANGET!”
Dan aQ mikir, kenapa aQ mau-mau aja sayang banget sama someone beberapa tahun ini, padahal aQ tau tu orang nggak cukup menghargai aQ? aQ berusaha TERLALU KERAS untuk dia cintai, tapi ternyata itupun nggak cukup bagi dia untuk mencintai aQ.

Semua itu TERLALU MAHAL. Fool me, selama ini gak nyadar...

Kedua: Kau harus tahu bahwa hatimu adalah sesuatu yang berharga. Tidak ada orang yang boleh memasukinya tanpa mengerti nilainya. Laki-laki dalam hidupmu seharusnya memberi kekayaan dalam hati dan jiwamu, bukan menguranginya.

Ah! Membacanya membuatQ semakin merasa BODOH.

Tapi ini seperti saya ditempelak jatuh oleh Tuhan. Kadang, orang bebal macam saya harus disadarkan dengan cara yang lebih ‘kasar’ dibanding orang-orang lain yang tidak bebal...

Buat cewek-cewek Kristen yang lagi jomblo, lesu karena nggak punya cowok, ragu apakah cowokmu adalah cowok yang ‘berprospek cerah’ untuk masa depanmu, atau apakah Tuhan akan menyetujui cowok pilihanmu, this book is a MUST READ book. Saya rekomendasikan banget!

Hehe... jarang lho saya bilang sebuah buku bagus kalau bukan karena buku itu bener-bener bagus

No comments: